Spesies Baru Burung Hantu Ditemukan Di Indonesia

Sebuah spesies baru burung hantu ditemukan di pulau Lombok dan dinamakan burung hantu Rinjani, sesuai lokasi habitatnya.

Burung Hantu Rinjani
Aktivis pencinta burung mengatakan burung ini sudah diketahui sejak 1896

Keberadaan spesies ini pertama kali diketahui oleh George Sangster seorang ahli burung dari Museum Sejarah Alam Swedia pada 2003, berdasarkan suaranya yang unik.

Burung ini memiliki “suara teritorial” yang menandakan daerah kekuasaan dan berbeda dari burung hantu lainnya.

Setelah melakukan pembuktian ilmiah selama 10 tahun, Sangster memastikan burung hantu ini adalah spesies baru. Hasil penelitiannya diterbitkan di jurnal sains Plos One.

“Saya terkejut bahwa identitas burung ini tersembunyi sekian lama dari dunia sains,” kata Sangster seperti dilaporkan kantor berita Associated Press.

‘Bukan sosok asing’

Namun menurut seorang juru bicara dari Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia (Burung Indonesia), keberadaan burung hantu Rinjani telah diketahui sejak abad ke 19.

“Sejatinya burung ini bukan sosok asing bagi para ilmuan karena pertama kali ditemukan naturalis Inggris, alfred Everett pada Mei 1896 dan sempat diduga masuk ke dalam keluarga Celepuk [burung hantu] Maluku yang tersebar di Maluku dan Nusa Tenggara,” kata Rahmadi, juru bicara Burung Indonesia pada BBC Indonesia.

“Hanya waktu itu belum diketahui bahwa ia adalah jenis tersendiri karena selain dugaan burung ini juga ada di tempat lain, untuk itu kan harus melalui penelitian sendiri baik morfologi, bentuk, ukuran dan suara,” tambahnya.

Indonesia memiliki 1596 jenis burung dari 10.000 jenis burung yang ada di dunia.

Rahmadi mengatakan Burung Indonesia berharap temuan ini dapat menjadi motivasi untuk merawat hutan yang merupakan habitat alami burung liar.

“Penemuan ini memberikan peneguhan pada kita bahwa konservasi alam penting karena Celepuk Rinjani adalah jenis burung yang sangat bergantung pada hutan dan habitatnya, artinya keberadaannya di hutan alami, karena itu demi kelestariannya kita harus menjaga hutan-hutan di Indonesia sehingga burung-burung di dalamnya bisa dilindungi dan dilestarikan,” kata dia.

Sumber: BBC Indonesia

Produk rekomendasi!

Voerzoo Insect BlendVoerzoo Insect Blend! Dibuat dari bahan utama serangga yang merupakan makanan alami burung pemakan serangga. Sangat bagus sebagai makanan utama maupun extra food murai batu, kacer, ciblek, pentet/ cendet, gelatik watu, sirtu /cipoh, dll.

Voerzoo Kenarian! All in extra food kenari untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap seimbang. Dengan kenarian sudah tidak perlu lagi telur, buah & sayur.
Cede Egg Food! Produk egg food kenari impor dari Belgia yang dibuat dari telur ayam utuh melalui proses yang unik sehingga menghasilkan produk egg food berkualitas tinggi.

Beli online melalui kami!
JABODETABEK ongkir 9000 >> BBM: 5D4AE73B & HP/WA: 08111800809, TOKOPEDIA, BUKALAPAK.

Atau melalui reseller terdekat...
JAWA: JAKARTA, BANDUNG, SEMARANG, SURABAYA, PROBOLINGGO, MOJOKERTO, KEDIRI, YOGYAKARTA, SOLO, KUNINGAN, TEGAL, CIANJUR. SUMATERA: BANDAR LAMPUNG. KALIMANTAN: BALIKPAPAN. NTT: KUPANG.
Atau cari di TOKOPEDIA dan BUKALAPAK untuk dapetin ongkir termurah dari seller terdekat!

Voerzoo Insect BlendCara Lebih Baik Memberikan Jangkrik & Kroto Untuk Burung

Jangkrik dan kroto sangat dibutuhkan oleh burung pemakan serangga seperti murai, kacer dan lain-lain. Pemberian secara konvensional adalah dalam bentuk hidup (live food). Tanpa pakan tersebut burung menjadi kurang sehat & tidak mau berkicau. Ilmu pengetahuan & pemahaman manusia tentang nutrisi terus berkembang. Pada jaman dimana manusia belum mengenal api mereka makan daging mentah. Setelah … Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *