Cara Merawat Murai Batu Anakan Agar Cepat Bunyi dan Gacor

Memilih untuk merawat murai batu sejak dari anakan/trotol memiliki keasikan tersendiri. Tujuannya untuk mempersiapkan murai sejak dini sehingga menjadi murai berkualitas. Perawatan ini meliputi pemberian makanan yang baik (lengkap & seimbang), pemasteran, mandi, penjemuran, dan kebersihan sangkar.

Cara merawat murai batu anakan agar cepat bunyi dan gacor

1. Memilih murai anakan berkualitas

Langkah pertama ini tampak diluar tema namun sangat penting. Kualitas murai sangat dipengaruhi oleh faktor keturunan/genetis. Indukan berkualitas bagus akan secara umum akan menghasilkan anakan dengan kualitas bagus, demikian juga sebaliknya. Banyak perawat murai anakan yang akhirnya kecewa dengan hasil jelek karena tidak memperhatikan hal ini. Sudah merawat cukup lama tapi tidak menghasilkan. Padahal perawatan sudah dilakukan dengan sangat baik.

Free ongkir ke seluruh Indonesia! Order 4pcs 225g >> Whatsapp 08111800809

Voer terbaik murai batu bisa dibeli melalui >> Tokopedia | Bukalapak | Shopee | LAZADA |
Baca juga: Merk Voer Terbaik Untuk Murai Batu

2. Memberikan makanan lengkap dan seimbang.

Setelah lepas sapih, murai batu anakan sudah bisa dikenalkan dengan voer. Cara paling mudah mengenalkannya adalah dengan melumatkan voer makanan kesukannya seperti jangkrik dan kroto. Lakukan beberapa hari sampai murai mengenal voer sebagai makanan.

Baca juga:  Tips Perawatan Murai Batu Barongan Andalan AWK-IP BF Pati

Pilihlah voer berkualitas seperti produk rekomendasi kami di bawah sehingga Anda tidak perlu lagi memberikan extra food seperti jangkrik dan kroto untuk menambah kekurangan nutrisi dari voer.

Memberikan makanan dengan kandungan nutrisi yang baik adalah dasar agar murai batu anakan sehat. Tidak hanya membuat murai batu mampu bertahan hidup tetapi juga agar sehat & rajin berkicau.

3. Pemasteran

Salah satu alasan mengapa penghobi memilih untuk merawat murai batu dari anakan adalah karena lebih mudah dalam melakukan pemasteran. Baca selengkapnya dalam artikel Cara Memaster Murai Batu Biar Cepat Masuk.

4. Mandi dikeramba

Berdasarkan pengamatan kami murai akan lebih sering berkicau bila mandinya dikeramba. Berbeda dengan mandi di cepuk kecil. Mungkin hal ini karena mandinya puas dan leluasa. Bisa Anda buktikan.

5. Memasukkan di kandang umbaran

Rajinlah untuk umbar di kandang umbaran, sebab murai batu trotolan masih memerlukan ruang gerak luas untuk melatih otot terbangnya.

6. Perawatan harian yang baik

Pada usia 4 bulan biasanya murai batu trotol mengalami mabung pertama. Proses mabung sampai selesai tumbuh ekor terpanjang kira-kira 3 bulan. Perawatan murai batu mabung berbeda dengan perawatan harian biasa. Baca selengkapnya dalam artikel cara merawat murai batu mabung pertama.

Baca juga:  Murai batu Konslet juara kelas bergengsi di Piala Kujang Bogor –Bandoeng Djoeara dan Pringgabaya SF juara umum

Setelah masa mabung selesai dan bulu ekor sudah lengkap, saat usianya masuk 6 sampai 7 bulan sudah dapat dilakukan perawatan harian. Perawatan dilakukan sambil memberikan setelan paling tepat secara bertahap.

Dalam usia ini murai batu mencapai top form yang ditandai dengan bulunya yang bersinar dan mulus. Selain itu kicauannya juga semakin kencang. Ketika usianya mencapai 8 bulan, cara merawat murai batu trotol sudah bisa dilatih di arena lomba lokal. Tujuannya untuk menguji dan melatih mental nya.


Voerzoo Insect Blend

Voerzoo insect blend: voer pengganti serangga untuk burung!

Voerzoo insect blend merupakan voer pengganti serangga yang diolah dari serangga terbaik untuk burung. Proses pengolahan yang baik pada voer ini membuat kandungan nutrisi dari serangga bisa diserap lebih baik oleh burung. Lebih lengkap, higienis dan sangat mudah dalam memberikannya... Continue reading
Halaman ini tentang: murai batu anak an. 
Share yuk...