Cara Merawat Murai Batu Tanpa Jangkrik dan Kroto

photobucket.com

Pada musim-musim tertentu seperti musim kemarau, ketersediaan jangkrik dan kroto menjadi sangat langka sehingga penghobi kesulitan dalam memberikannya. Bagaimana solusinya? Bisakah merawat murai tanpa jangkrik dan kroto namun murai tetap sehat dan rajin berkicau?

Sebelum membahas lebih jauh sebaiknya kita mengetahui alasan mengapa jangkrik dan kroto penting untuk murai batu.

Voerzoo insect blend, voer pengganti serangga yang diolah dari serangga terbaik untuk burung. Lengkap, praktis dan higienis. Cukup 1 sendok teh setiap hari sudah tidak perlu jangkrik, ulat dan kroto! | Tokopedia | Bukalapak | Whatsapp 08111800809 |

Murai batu merupakan burung pemakan serangga yang membutuhkan protein dalam jumlah besar untuk menunjang kebutuhan hidupnya. Kekurangan protein akan menyebabkan murai batu lesu dan tidak mau berkicau.

Kenapa kekurangan protein ini bisa terjadi? Karena murai diberi makan voer berprotein rendah. Protein 18% pada voer sangatlah kurang bila digunakan sebagai makanan burung pemakan serangga (sebagai catatan rata-rata voer yang beredar dipasar memiliki kandungan protein 18%).

Sebagai solusi, kita harus menambahkan makanan tinggi protein seperti jangkrik dan kroto untuk memenuhi kebutuhan protein harian sehingga murai sehat, perform dan rajin berkicau

Cara merawat murai batu tanpa jangkrik dan kroto

Bisakah merawat murai tanpa jangkrik dan kroto namun murai tetap sehat dan rajin berkicau? Berikut caranya:

1. Berikan murai batu dengan voer berprotein tinggi

Seperti sudah dibahas diatas bahwa syarat agar murai batu sehat dan rajin berkicau adalah tercukupi kebutuhan protein hariannya.

Dengan voer berprotein tinggi maka murai batu sudah tidak perlu lagi diberi extra food tinggi protein seperti jangkrik dan kroto.

2. Sumber protein utama voer harus berasal dari protein serangga

Tidak semua voer berprotein tinggi cocok untuk murai batu. Cocok tidaknya bergantung pada darimana sumber protein voer tersebut berasal.

Voer pakan ikan karnivora seperti lele akan cocok bila sumber protein voer berasal dari ikan, karena ikan karnivora makan ikan lain. Voer ikan lele tidak akan cocok bila diberikan untuk kelinci, karena kelinci makan rumput. Namun voer ikan lele akan sedikit cocok bila diberikan untuk kucing, karena kucing juga makan ikan. Demikian seterusnya.

Baca juga:  Cara Menumbuhkan Ekor Murai Batu Yang Tercabut

Murai batu merupakan burung pemakan serangga, sehingga akan cocok bila sumber protein pada voer berasal dari protein serangga, bukan protein ikan, udang, maupun biji-bijian.

Sebagai kesimpulan akhir dari artikel ini adalah bahwa sangat mungkin perawatan murai batu tanpa jangkrik dan kroto bila murai batu diberi makan dengan voer berprotein tinggi yang sumber utama protein voer berasal dari protein serangga. Kebutuhan asupan protein harian bisa tercukupi dan tetap seimbang!


Voerzoo Insect Blend

Voerzoo insect blend: voer pengganti serangga untuk burung!

Voerzoo insect blend merupakan voer pengganti serangga yang diolah dari serangga terbaik untuk burung. Proses pengolahan yang baik pada voer ini membuat kandungan nutrisi dari serangga bisa diserap lebih baik oleh burung. Lebih lengkap, higienis dan sangat mudah dalam memberikannya... Continue reading
Share yuk...