Burung Kolibri Datang Lebih Awal, Suhu di Amerika Utara Meningkat

Kedatangan awal ini akan menyulitkan burung-burung kolibri itu, karena makanan yang mereka perlukan belum tersedia, karena musim semi belum dimulai.

Kolibri
Burung Kolibri, burung kecil peminum madu bunga mulai tiba di Amerika bagian utara sejak tahun 1800-an (foto: dok).

Kawanan burung kolibri yang lehernya berwarna merah tiba di Amerika utara beberapa minggu lebih awal pada musim semi belakangan ini, dan ini menunjukkan bahwa suhu di Amerika utara lebih hangat dari biasanya.

Voerzoo insect blend, voer pengganti serangga yang diolah dari serangga terbaik untuk burung. Lengkap, praktis dan higienis. Cukup 1 sendok teh setiap hari sudah tidak perlu jangkrik, ulat dan kroto! | Tokopedia | Bukalapak | Whatsapp 08111800809 |

Pakar-pakar di Universitas Clemson di South Carolina, Taylor University di Indiana dan Universitas Nebraska membandingkan data yang menunjukkan kapan burung-burung kecil peminum madu bunga itu mulai tiba di bagian utara sejak tahun 1800-an.

Hasilnya menunjukkan burung-burung kecil itu mulai berdatangan ke Amerika utara dari kawasan Amerika tengah yang subtropis 12 sampai 18 hari lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya.

Tapi kedatangan awal ini akan menyulitkan burung-burung kolibri itu, karena makanan yang mereka perlukan belum tersedia, karena musim semi belum dimulai.

Sumber: VOA Indonesia

Jenis-jenis Kenari

Jenis kenari muncul melalui pembiakan selektif yang menghasilkan turunan kenari.

Jenis-jenis kenari

Voerzoo insect blend, voer pengganti serangga yang diolah dari serangga terbaik untuk burung. Lengkap, praktis dan higienis. Cukup 1 sendok teh setiap hari sudah tidak perlu jangkrik, ulat dan kroto! | Tokopedia | Bukalapak | Whatsapp 08111800809 |

Jenis-jenis kenari yang kita kenal sekarang:

  • American Singer Canary
  • Belgian Fancy Canary
  • Border Fancy Canary
  • Color Bred Canary
  • Crested Canary
  • Fife Fancy Canary
  • Gloster Fancy Canary
  • Lizard Canary
  • Northern Dutch Frilled Canary
  • Norwich Canary
  • Parisian Frilled Canary
  • Red Factor Canary
  • Roller Canary
  • Spanish Timbrado Canary
  • Stafford Canary
  • Waterslager Canary
  • Yorkshire Canary
  • Scotch Fancy Canary

Kenari Lovers

Varietas langka:

  • Lancashire Canary
  • Cinnamon Canary
  • London Fancy Canary

1. American Singer Canary
American Singer Canary merupakan kenari yang secara fisik indah sekaligus memiliki suara merdu ditelinga. American Singer Canary merupakan hasil persilangan antara Kenari Border yang dikenal berpenampilan indah dan Kenari Roller yang memiliki suara merdu. Kenari ini sering disebut sebagai kenari terbaik, baik dari sisi postur maupun dari sisi suara. Menjadi kenari kecil yang hidup aktif, Amerika Singer Canary adalah pilihan yang baik bagi pemula dan penjaga berpengalaman. Hal ini kuat, kuat, dan mudah dirawat.

Meski demikian, American Singer Canary digolongkan sebagai salah satu dari “song canary”, yakni diternak untuk menghasilkan kenari dengan suara yang merdu dan bukan pada penampilan fisik atau warna. Pada dasarnya, setiap “song kenari” harus memiliki tipe lagu yang khas, dengan standar lagu yang jelas dan berbeda dari varietas “:song canary” lainnya. Jenis kenari yang digolongkan ke dalam “song canary” lainnya adalah Roller Canary, Spanish Timbrado, Rusian Singer Canary dan Waterslager Canary.

Sebaran: American Singer Canary dikembangkan pada tahun 1930-an olehj sekelompok wanita yang kemudian dikenal sebagai “The Eight Boston House Wives”. Awalnya mereka melontarkan gagasan untuk mengembangkan kenari yang selain indah juga memiliki lagu indah. American Singer Canary awalnya disebut “North American canary” dan dihasilkan dari silangan Roller Canary Jerman (30%) dan Border Canary (70%). Burung ini paling banyak menyebar di Amerika.

American Singer Canary berbodi sepanjang sekitar 5 3/4 inci (14,6 cm) dan muncul dengan berbagai warna termasuk kuning, penggemar putih, hijau, biru, oranye, warna perunggu, coklat, coklat kekuningan, dan aneka warna lainnya.

2. Belgian Fancy Canary
Belgian Fancy Canary adalah salah varietas kenari yang memiliki posisi penting dalam sejarah perkembangan kenari karena menurunkan sejumlah varietas kenari yang paling populer saat ini. Pengaruh utamanya adalah pada pengembangan kenari “frill” dan kenari “postur. Sebagai burung kenari “postur”, maka varietas kenari ini lebih diotekankan pada pengembangan penampilan fisik daripada warna atau lagu. Mereka dikategorikan sebagai kenari “postur” dengan postur tubuh membentuk punuk bagai separuh bulan yang terbalik. Burung “posture canary” lainnya yang terkenal adalah Scotch Fancy Canary dan Italian Gibber Italicus.

Belgian Fancy Canary mengesankan atau berpenampilan seperti burung cacat, kepalanya kecil seperti kepala ular. Kenari ini sulit diternakkan dan umuninya telurnya ditetaskan dengan memakai burung kenari lain.. Burung ini relatif lebih sulit diternakkan ketimbang kenari warna. Lagian, burung ini tidak pandai mengasuh anakan.

3. Border Fancy Canary
Border Fancy Canary termasuk “type canary” yang dikembangkan untuk menghasilkan kenari dengan fisik yang bagus dan bukan pada lagu. Dijuluki sebagai “Wee Gem”, burung ini menunjukkan postur yang kecil, cantik, bodi kompak dan kokoh. Memiliki tubuh bulat dengan bulu sangat mengkilap. Kenari ini paling banyak menampilkan warna kuning, meski juga ditemukan dalam berbagai warna lain.

Kali pertama dikembangkan di perbatasan (border) antara lnggris dan Skotlandia, burung ini kadang sering dikacaukan dengan kenari gloster, meski bisa dibedakan dari bentuk kepalanya. Di dalam lomba di luar negeri, bentuk bulat dari burung itu sangat menentukan hasil penilaian. Burung kenari border ini mencapai panjang 14 cm.

4. Color Bred Canary
Salah satu varietas paling populer dari semua burung kenari adalah Color Bred Canary. Burung ini dipelihara orang di hampir seluruh pelosok dunia. Color Bred Canary adalah burung kecil yang indah bagi mereka yang mengutamakan burung dengan penampilan warna yang khusus. Burung Color Bred Canary tidak tidak hanya harus cantik, tetapi juga aktif dan sangat menghibur. Burung yang menyenangkan ini cukup mudah dipelihara namun rekatif tidak mudah untuk berkembang biak, sehingga memerlukan perhatian khusus jika kita ingin menangkar kenari warna agar tetap menghasilkan keturunan kenari yang juga berwarna-warni.

Color Bred Canary termasuk varietas burung kenari yang relatif baru, dikembangkan mulai pertengahan-1900. Hari ini ada beberapa ratus versi burung Color Bred Canary.

5. Crested Canary
Termasuk “canary type”, kenari Crest atau Crested Canary tergolong jenis yang tua dan burung kenari dan sudah ada sekitar tahun 1950-an. Mula-mula di kenal dengan nama Turn crown dan pada permulaan abad ini dikenal sebagai King of the fancy (Raja Fantasi). Mahkota burung.ini haruslah besar dan mengembang dari tengah-tengah kepala dan mengembang ke depan sampai ke paruhnya hampir sejajar dengan matanya sehingga mata hampir tertutup. Mahkota ini juga mengembang ke arah belakang kepala.

Mahkota Crested Canary yang baik harus memiliki bentuk yang baik, luas dan tebal dengan bulu-bulu yang lebat dan lembut. Kenari mahkota adalah burung yang besar dan harus memiliki kepala yang besar, leher yang besar pendek dan badan bidang, sama seperti kenari norwich. Jenis crest ada yang mempunyai mahkota, tetapi ada pula yang memiliki kepala yang polos tanpa mahkota.

Jenis lain yang populer sebagai “type canary” crested (bermahkota. berjumbai) jadalah Gloster Canary, Crested Stafford Canary, Crested Norwich Canary, dan Crested Lancashire Canary.

6. Fife Fancy Canary
Fife Fancy Canary merupakan “type canary”, diternakkan untuk mendapatkan karakteristik fisik tertentu ketimbang untuk menghasilkan warna atau suara nyanyiannya. Kenari ini barui dikembangkan pada 1950-an oleh penangkar Skotlandia dan penangkar lain di kawasan yang disebut Fife. Burung fife fancy sebenarnya merupakan burung border tetapi ukuran badannya lebih kecil.

Disebut demikian karena bentuk secara keseluruhan praktis sama, kecuali perbedaan ukurannya. Ukuran burung ini harus tidak lebih dan 11 cm. Burung ini sangat mudah diternakkan dan dapat memberikan variasi bulu yang sangat luas.

7. Gloster Fancy Canary
Gloster Canary memiliki dua versi. Burung yang berjambul dikenal sebagai ‘Corona’ sedangkan yang polos di kepalanya tanpa mahkota disebut Consort..Termasuk “type canary”, Gloster Fancy Canary tergolong jenis burung kenari baru. Kenari gloster tergolong kecil, dengan panjang badan tak lebih dan 11 cm. Kenari gloster sengaja diternakkan ke arah jenis yang kecil dan diusahakan agar selalu kecil, sehingga binatang ini tidak boleh lebih dan ± 11 cm saat memasuki lomba di luar negeri.

Di dalam gambar-gambar yang dapat dijumpai di buku-buku mengenai burung kenari kita akan dapat melihat bahwa kenari ini memiliki warna kuning dengan bagian sayap putih atau kehijau hijauan, sama seperti bagian ekornya. Pada kepala burung kenari gloster terdapat jambul, tetapi ada juga yang tidak.

8. Lizard Canary
Burung kecil yang cantik ini adalah salah satu jenis tertua dari kenari yang telah memiliki sejarah lama. Termasuk “type canary”, Lizard hampir punah pada awal 1900-an. Akibat adanya dua perang dunia dan wabah penyakit, populasi Lizard Canary berkurang hingga hanya menjadi hanya beberapa pasang ketika mulai dikembangkan lagi pada pertengahan 1940-an. Berkat Lizard Canary Association di Inggris Raya, hari ini kenari Lizard bisa berkembang lagi dengan subur dan merupakan salah satu burung kenari..

Lizard Canary (kenari kadal) yang panjangnya sekitar 14 cm ini sangat identik dengan warna bulunya yang menyerupai sisik kadal. Bulu lizard didominasi warna kuning dan warna putih.Lizard Canary dikembangkan di Prancis pada 1700-an. Pada 1945, asosiasi penggemar Lizard dibentuk di Inggris dengan tujuan mengembangbiakkan lagi burung ini dan hari ini Lizard Canary merupakan salah satu jenis burung kenari yang cukup populer.

9. Northern Dutch Frilled Canary
Dikembangkan sebagai “type canary” pada abad ke-18, Northern Dutch Frilled Canary diawali dari kenari frill. Kenari Frill ini kemudian muncul dengan berbagai jenis yang menyebar ke berbagai negara. Dewasa ini dikenal Frill dan Belanda, Italia, Paris. Sesuai namanya, Northern Dutch Frilled Canary dikembangkan di Belanda bagian utara, Sedang pihak Jepang telah menghasilkan jenis frill yang kecil.

Umumnya jenis frill ini tergolong sebagai burung yang besar, sebab panjangnya dapat lebih dan 20 cm.

Ada tiga bagian yang disebut mantle, jabot, dan fin. Mantle (las) adalah bulu-bulu bagian punggung yang membelah di punggung dan jatuh secara sinietnis. Jabot adalah bulu di dada yang berombak dan menggulung ke dalam. Jabot ini harus datang dan tiap sisi dada untuk membentuk suatu ke rutan yang bertemu di bagian tengah bagaikan suatu bentuk kerang yang menutup. Sedang fin adalah bulu-bulu yang panjang, benar-benar berjumbai yang datang dan paha dan bergerak ke atas sekeliling sayap. Kenari frill yang indah dapat menjadi burung yang sangat indah, tetapi kenari yang buruk akan menjadi burung yang memberi kesan ganjil dan aneh karena bentuknya itu. Burung-burung mi tergolong sebagai burung ternak yang baik.

10. Norwich Canary
Dikembangkan sebagai “type canary”, burung ini mempunyai sejarah sendiri. Penenun-penenun bangsa Flam yang memelihara burung ini pernah melarikan diri ke Inggris, untuk menghindani pembantaian bangsa Spanyol. Mereka tinggal di wilayah Norwich di Norflok (Inggris). Mereka inilah yang menjaga kelestanian burung ini. Burung kenari norwich dewasa ini merupakan burung kenari yang menanik.

Burung ini mempunyai kelompok bulu yang tebal dan mempunyai bentuk yang serba “bulat”. Dengan dada bidang, punggung pendek lebar, sayap pendek dan ekor pendek, serta paruh juga pendek. Banyak dan burung ini yang memiliki warna hijau yang menanik. Burung ini jarang yang berwarna putih. Panjangnya antara 15—16 cm.

11. Parisian Frilled Canary
Burung kenari yang berjumbai ini juga dikenal sebagai kenari Paris. Parisian Frilled Canary adalah salah satu yang terbesar dari semua varietas frill yang dikenal saat ini. Parisian Frilled Canary adalah burung yang menggairahkan dan indah. Bulu ekor pada burung ini berjumbai, dan ada juga helm di kepalanya, ada sebuah tutup di dahi, mempunyai efek sideburn di pipi, dan juga ada bulu kerahnya.

Sebagai “type canar”, Parisian Frilled Canary diternakkan untuk mencapai penampilan fisik burung, bukan pada suara atau warna. Meskipun demikian, Parisian Frilled Canary merupakan penyanyi yang baik, mirip dengan kenari lain pada umumnya.

Ada banyak varietas yang berbeda dari burung kenari berjumbai ini. Misalnya French Frill, Fiorina Frill, Colored (Milanese) Frill, Gibber Italicus, Giboso Espanol, Japanese Frill, Northern Dutch Frill, Southern Dutch Frill, Munich Frill, Scotch Fancy Frill, Swiss Frill, Roebekian Frill, Hunchback Frill, Brazilian Frill, dan bahkan varietas crested seperti Padovan Frill dan Florin Frill.

12. Red Factor Canary
Kenari ini kali pertama dikembangkan pada 1930-an oleh Dr Hans Duncker (Jerman) dengan menyilangkan siskin merah (jantan) dengan kenari kuning (betina). Beberapa orang mengatakan leluhur dari kenari kuning yang digunakan Hans adalah Roller Jerman, sementara yang lainnya menyakini sebagai kanari Border.

Red Factor Canary merupakan salah satu jenis kenari yang sangat populer. Burungnya sangatactif dan bergairah. Burung ini relatif mudah dipelihara namun perlu usaha yang lumayan keras untuk menernakkannya sehingga menghasilkan keturunan yang bagus.

Red Factor Canary termasuk “color canary” dan sebenarnya juga merupakan Color Bred Canary tetapi memiliki “red factor” sebagai bagian dari struktur genetiknya.

13. Roller Canary
Kenari roller yang dikembangkan sebagai “song canary” karena keindahan suaranya ini juga disebut German Roller Canary atau Hartz Mountain Roller Canary. Roller Canary diternakkan secara besar-besaran di wilayah Pegunungan Hartz. Di pegunungan ini ada ratusa keluarga yang berkecimpung mengembangbiakkan kenari dan melatihnya.

Cara lama yang dipakai untuk melatih burung ini adalah dengan memasukkan burung ke dalam sangkar kecil dan membiarkan burung ini mendengarkan suara burung yang dikenal indah suaranya (yang telah menang pertandingan, misalnya). Tetapi dewasa ini orang menggunakan suara piringan hitam atau pita kaset sebagai pemaster.

Termasuk sebagai “song canary” sebagaimana halnya Roller adalah Waterslager Canary, Russian Singer Canary, American Singer Canary, dan Spanish Timbrado.

14. Spanish Timbrado Canary
Spanish Timbrado Canary adalah varetas terbaru dari “song canary”, dikembangkan di Spanyol pada 1940-an dan 1950-an. Bentuk fisik burung ini menyerupai bentuk aseli burung kenari alam karena memang merupakan persilangan antara kenari liar dengan burung finch kicauan Spanyol. Kombinasi dari mereka menghasilkan burung yang memiliki nyanyian yang sangat unik. Nama burung ini, seperti halnya suaranya, mengingatkan kita pada ketukan castanyet Spanyol. Meskipun keras, suara burung ini tidak berisik atau memekakkan telinga.

Meski dikenal dengan lagunya yang bagus, burung ini bisa dinikmati pula pada tampilan fisiknya yang cantik. Mereka dikembangbiakkan dari indukan dengan berbagai variasi warna dan memiliki nyanyian yang kristal. Kenari Spanish Timbrado yang baik harus memiliki keseimbangan antara kualitas suara dan variasi lagu. Burung ini memiliki standar suara yang berbeda dengan “song canary” lainnya seperti kenari Roller, American Singer, Russian Singer, maupun Waterslager.

15. Stafford Canary
Kenari Stafford Canary memiliki sejarah pengembangan yang unik. Standar dari pengembangan kenari Stafford sudah ditentukan sebelum burung ini mulai dicoba-ternak.Alkisah, pada tahun tahun 1970-an, ada sebuah kelompok penangkar kenari yang saat itu mengembangkan kenari warna yang ada di daratan Eropa. Kelompok yang bernama Deutche Koife ini tertarik untuk menciptakan varietas “type canary” warna (terutama red dan rose) tetapi juga berjambul. Akhirnya mereka menentukan sendiri standar untuk burung yang disebut Stafford Canary, yakni persilangan antara Gloster dan kenari Red Factor.

Stafford Canary kemudian muncul dengan branding tersendiri, ada yang berjambul dan ada pula yang polos tetapi berwarna dasar merah dan rose. Stafford Canary yang tercipta kemudian memang indah dan sangat digemari para peternak kenari di Eropa.

16. Waterslager Canary
Popularitas kenari Waterslager sudah merebak sejak sepanjang sejarah dan terus berkembang dengan sifat seperti yang diharapkan sejak burung ini “dicipta”. Burung ini terkenal dengan lagunya yang menyerupai riak dan tetes air, denting bel dan siulan seruling. Meskipun suaranya tidak sekeras beberapa jenis kenari lain, Waterslager mampu menyuarakan lagu lembut (ke arah medium), dan lagunya nyaris menenggelamkan popularitas lagu semua jenis kenari nyanyian atau “song canary”.

Pada dasarnya Waterslager dikembangkan dan dipelihara untuk mendapatkan anak atau keturunan yang juga memiliki keseimbangan antara kualitas suara dan lagu khas Waterslager. Beberapa burung lain yang dikembangkan sebagai “song canary” adalah kenari Roller, American Singer, Rusian Singer, dan Spanish Timbrado.

17. Yorkshire Canary
Kenari Yorkshire dikembangkan sebagai “type canary” dan merupakan hasil persilangan burung kenari lancashire dan burung kenari belgia. Bentuk Yorkshire terkadang digambarkan seperti wortel yang terbalik. Burung ini selalu berdiri tegak, dengan kaki panjang. Burung yang oleh orang Eropa sering disebut “The Guardsman” atau “Gentleman of the Fancy” ini memiliki panjang kira-kira 16 cm.

18. Scotch Fancy Canary
Di kalangan penggemar burung di inggris, burung ini di kenal dengan sebutan Bird O Circle, karena formasi dan kepala sampai ke ujung ekor pada waktu dipertandingkan berbentuk setengah lingkaran. Dalam pertandingan ada posisi, gerak, atau bunyi yang harus dipertontonkan oleh burung kenari. Keadaan yang tidak umum ini

ditemukan Secara menonjol di wilayah Skotlandia dan Inggris Utara, Sedang di wilayah selatan burung ini tidak populer. Burung Scotch harus memiliki kepala kecil, lebih bulat sedikit dan kepala burung kenari belgia. Lehernya ramping dan pan jang, bahunya terisi penuh namun sempit dan bulat, sayap nya panjang dan menempel kuat ke badan, dan kaki yang panjang kuat terpentang dengan baik.

19. Lancashire Canary
Kenari ini adalah jenis kenari yang terbesar di Inggris. Jenis ini sekarang sudah jarang ditemu kan dalam bentuk aslinya. Burung ini lebih banyak disilangkan dengan jenis lain untuk mendapatkan badan yang besar. Jenis ini ada yang memiliki mahkota atau jambul yang di sebut lancashire coppy, dan ada pula yang kepalanya polos dan disebut lancashire plain head.

20. Cinnamon Canary
Burung Cinnamon dewasa ini mempunyai kesamaan dengan kenari Norwich dan tergolong burung yang menarik. Burung ini mempunyai kelompok bulu yang tebal dan mempunyai bentuk yang serba “bulat”. Dengan dada bidang, punggung pendek lebar, sayap pendek dan ekor pendek, serta paruh juga pendek. Banyak dari burung Cinnamon ini yang memiliki warna hijau yang menanik. Kenari Cinnamon jarang yang berwarna putih. Panjangnya antara 15—16 cm.

21. London Fancy Canary
London Fancy Canary disebutkan telah punah, dan burung kenari ini susah ditelusuri asalnya. Burung ini benar-benar sangat cantik. Bulunya berwarna keemasan yang cemerlang dengan sayap dan ekornya berwarna hitam, yang menaggalkan kontras yang sangat mengesankan. London Fancy Canary tergolong jenis kenari Inggris yang sudah tua sekali, dan aslinya memiliki bintik-bintik hitam.

Sumber: Omkicau

Spesies Baru Burung Hantu Ditemukan Di Indonesia

Sebuah spesies baru burung hantu ditemukan di pulau Lombok dan dinamakan burung hantu Rinjani, sesuai lokasi habitatnya.

Burung Hantu Rinjani
Aktivis pencinta burung mengatakan burung ini sudah diketahui sejak 1896

Keberadaan spesies ini pertama kali diketahui oleh George Sangster seorang ahli burung dari Museum Sejarah Alam Swedia pada 2003, berdasarkan suaranya yang unik.

Voerzoo insect blend, voer pengganti serangga yang diolah dari serangga terbaik untuk burung. Lengkap, praktis dan higienis. Cukup 1 sendok teh setiap hari sudah tidak perlu jangkrik, ulat dan kroto! | Tokopedia | Bukalapak | Whatsapp 08111800809 |

Burung ini memiliki “suara teritorial” yang menandakan daerah kekuasaan dan berbeda dari burung hantu lainnya.

Setelah melakukan pembuktian ilmiah selama 10 tahun, Sangster memastikan burung hantu ini adalah spesies baru. Hasil penelitiannya diterbitkan di jurnal sains Plos One.

“Saya terkejut bahwa identitas burung ini tersembunyi sekian lama dari dunia sains,” kata Sangster seperti dilaporkan kantor berita Associated Press.

‘Bukan sosok asing’

Namun menurut seorang juru bicara dari Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia (Burung Indonesia), keberadaan burung hantu Rinjani telah diketahui sejak abad ke 19.

“Sejatinya burung ini bukan sosok asing bagi para ilmuan karena pertama kali ditemukan naturalis Inggris, alfred Everett pada Mei 1896 dan sempat diduga masuk ke dalam keluarga Celepuk [burung hantu] Maluku yang tersebar di Maluku dan Nusa Tenggara,” kata Rahmadi, juru bicara Burung Indonesia pada BBC Indonesia.

“Hanya waktu itu belum diketahui bahwa ia adalah jenis tersendiri karena selain dugaan burung ini juga ada di tempat lain, untuk itu kan harus melalui penelitian sendiri baik morfologi, bentuk, ukuran dan suara,” tambahnya.

Indonesia memiliki 1596 jenis burung dari 10.000 jenis burung yang ada di dunia.

Rahmadi mengatakan Burung Indonesia berharap temuan ini dapat menjadi motivasi untuk merawat hutan yang merupakan habitat alami burung liar.

“Penemuan ini memberikan peneguhan pada kita bahwa konservasi alam penting karena Celepuk Rinjani adalah jenis burung yang sangat bergantung pada hutan dan habitatnya, artinya keberadaannya di hutan alami, karena itu demi kelestariannya kita harus menjaga hutan-hutan di Indonesia sehingga burung-burung di dalamnya bisa dilindungi dan dilestarikan,” kata dia.

Sumber: BBC Indonesia

Perkutut Katuranggan

Pengetahuan mengenai katuranggan sangat penting bagi penggemar perkutut, karena dapat dijadikan pegangan penting untuk memilih dan meramalkan prestasi suara burung perkutut.

Perkutut katuranggan

Voerzoo insect blend, voer pengganti serangga yang diolah dari serangga terbaik untuk burung. Lengkap, praktis dan higienis. Cukup 1 sendok teh setiap hari sudah tidak perlu jangkrik, ulat dan kroto! | Tokopedia | Bukalapak | Whatsapp 08111800809 |

Katuranggan berasal dari kata turangga yang berarti kuda, kata Purbasasmita ketika berlangsung Seminar Perkutut di Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta. Tapi dapat juga berasal dari kata katur dan angga. Katur berarti menyampaikan, dan angga berarti badan. Jadi katuranggan adalah pengetahuan yang menyampaikan pengertian tentang bentuk – bentuk badan. Dalam bahasa Belanda, istilah katuranggan dikenal dengan sebutan exterieur ( bentuk lahiriah, bagian badan yang nampak diluar ).

Bagi para penggemar perkutut tempo dulu, katuranggan memegang peran utama ( selain bunyi suara ) dalam memilih perkutut bakalan untuk dijadikan burung kesayangannya. Sebab dengan berpegang lewat pengetahuan katuranggan, orang dapat meramalkan prestasi suara burung perkutut nantinya. Dengan demikian orang dapat menimbang, mana perkutut yang pantas dipelihara lebih lanjut dan bisa diharapkan keluar suara emasnya. Dan mana yang tidak.

Menurut Purbasasmita yang dikenal sebagai Empu Perkutut dan perajin perak Kota Gede ini, terdapat beberapa bagian yang bisa diamati untuk menentukan mutu perkutut. Diantaranya yang penting :

A. Bentuk kepala dari samping.

  1. Burung perkutut yang bentuk kepalanya njambe nom (seperti buah jambe atau pinang yang masih muda), diperkirakan mutu suaranya bisa ngepol (maksimal) dan keindahan suara tersebut akan terus bertahan sampai burung berusia tua.
  2. Burung perkutut yang bentuk kepalanya mbeton nongko (seperti biji nangka), diperkirakan bunyi suaranya akan bisa bertahan sampai tua, akan tetapi keindahannya tidak dapat mencapai maksimal.
  3. Burung perkutut yang bentuk kepalanya nggobog (seperti uang logam), diperkirakan mutu suaranya akan terus meningkat sampai pada usia tengahan atau 3 rambahan (sekitar 24 tahun, karena per rambahan = 8 tahun), kemudian akan menurun sesuai dengan umurnya.
  4. Burung perkutut yang bentuk kepalanya mbungkul bawang (seperti bungkul atau siung (umbi) bawang putih), diperkirakan mutu suaranya tidak menentukan. Kadang dapat baik dan mengejutkan, tapi dapat juga mlempem, tak ada kemajuan.
  5. Burung perkutut yang bentuk kepalanya nakir kuwalik (takir terbalik , takir adalah tempat makanan/sesaji terbuat dari daun pisang berbentuk segi empat), sulit diharapkan suara baiknya.

B. Bentuk paruh badan dan ekor.

  1. Burung perkutut kalau dilihat dari samping bentuk paruhnya ngepel (seperti buah kapel/burahol) dan bentuk badannya tuntut gedang (seperti kuncup bunga pisang) serta bentuk ekornya meruncing dengan garis – garis bulu yang jelas, burung ini bisa diharapkan tengahnya (ketek) bisa terdengar jelas dan baik.
  2. Burung perkutut kalau dilihat dari samping bentuk paruhnya nggabah (seperti gabah atau butiran padi) dan bentuk badannya nongko sanglundung (seperti buah nangka) serta bentuk ekornya panjang dengan garis – garis bulu yang jelas tapi tumpul, diperkirakan suara tengahnya agak baik.
  3. Burung perkutut kalau dilihat dari samping bentuk paruhnya mapah gedang (seperti pelepah pisang) dan bentuk tubuhnya mbluluk (seperti pentil atau buah kelapa yang masih sangat muda) serta bentuk ekornya pendek meruncing, diperkirakan suara tengahnya cukup baik.
  4. Burung perkutut kalau dilihat dari samping bentuk paruh yang nglombok gede (seperti cabe besar) dan bentuk tubuhnya njagung nglobot (buah jagung yang belum dikupas kulitnya) serta bentuk ekornya panjang tapi kurang meruncing (sehingga bulu bertumpuk dan garis – garis warnanya kurang jelas), diperkirakan suara tengahnya kurang baik.
  5. Burung perkutut kalau dilihat dari samping bentuk paruhnya seperti nglombok rawit seperti cabe rawit dan bentuk tubuhnya seperti wungkal gerang (seperti batu asahan pisau yang sudah aus bagian tengahnya) serta bentuk ekornya mekar seperti kapas, diperkirakan bunyi suara tengahnya kurang sekali, akan tetapi dapat tebal bunyinya.

Petunjuk katuranggan untuk perkutut tersebut berdasarkan pengamatan dan pengalaman orang jaman dahulu, tutur Empu yang menguasai pengetahuan tentang perkutut secara otodidak ini. Dan kita yang hidup dijaman modern sekarang ini harus membuktikannya dan tidak mencemoohkannya.

Sumber: Trubus, Edisi Februari 1988

Perkutut

Perkutut memiliki tempat tersendiri bagi masyarakat tradisi Jawa. Perkutut diyakini memiliki kekuatan gaib/supranatural sejak beratus-ratus tahun yang lalu. Dianggap sebagai burung alam gaib yang bisa memberikan rezeki, kebahagiaan, dan ketentraman rumah tangga, pangkat, dan jabatan.

Perkutut

Voerzoo insect blend, voer pengganti serangga yang diolah dari serangga terbaik untuk burung. Lengkap, praktis dan higienis. Cukup 1 sendok teh setiap hari sudah tidak perlu jangkrik, ulat dan kroto! | Tokopedia | Bukalapak | Whatsapp 08111800809 |

Kebiasaan menikmati suara anggun perkutut yang indah ini dimulai sejak zaman Majapahit dimana waktu itu biasanya hanya dipelihara oleh kalangan ningrat kerajaan. Kemudian semakin dikembangkan pada saat keraton Ngayogjakarta Hadiningrat dibawah Sri Sultan Hamnegku Buwono VII pada tahun 1877-1921.

Dalam masyarakat tradisi jawa perkutut juga diyakini sebagai bilangan ke-lima dari kelengkapan seorang Pria sejati yang sempurna dalam tradisi Jawa yang berlatar kebudayaan keraton yaitu ; Wisma (rumah), Garwa (Istri), Curiga (Keris), Turangga (Kuda) dan Kukila (Perkutut). Perkutut merupakan alat pencipta kepuasan atau kenikmatan pribadi. Suara anggungan dan keindahan fisiknya dapat memberikan suasana tenang, teduh, santai bahagia dan seolah-olah manusia dapat berhubungan dengan alam semesta secara langsung.

Untuk mengetahui baik tidaknya seekor perkutut, dapat ditilik berdasarkan katuranggan dan ciri mathi berupa ciri fisik seperti bentuk tubuh, bulu, paruh, kaki, sifat dan perilaku pada saat berbunyi/manggung.

 

Burung

1. Kenari

Kenari
2. Murai batu

Voerzoo insect blend, voer pengganti serangga yang diolah dari serangga terbaik untuk burung. Lengkap, praktis dan higienis. Cukup 1 sendok teh setiap hari sudah tidak perlu jangkrik, ulat dan kroto! | Tokopedia | Bukalapak | Whatsapp 08111800809 |

Murai Batu
3. Kacer

Kacer
4. Anis merah

Anis merah
5. Ciblek

Ciblek
6. Jalak suren

Jalak Suren
7. Cucak rowo

Cucak rowo
8. Perkutut

Perkutut
9. Cendrawasih

Cendrawasih
10. Jalak bali

Jalak bali
11. Cucak hijau

Cucak Hijau
12. Branjangan

Branjangan
13. Tledekan

Tledekan
14. Kakatua

Kakatua
15. Merpati pos

Merpati pos

Jalak Suren

Jalak suren (Sturnus contra) atau jalak uren adalah merupakan burung kicauan dari spesies jalak yang ditemukan di Anak benua India dan Asia Tenggara. Burung-burung ini biasa ditemukan dalam kelompok kecil di kaki lembah dan di dataran rendah.

Jalak suren

Voerzoo insect blend, voer pengganti serangga yang diolah dari serangga terbaik untuk burung. Lengkap, praktis dan higienis. Cukup 1 sendok teh setiap hari sudah tidak perlu jangkrik, ulat dan kroto! | Tokopedia | Bukalapak | Whatsapp 08111800809 |

Jalak suren acap dijumpai di kota atau perdesaan, meskipun mereka tak seberani burung kerak ungu. Jalak suren memiliki beberapa variasi bulu dalam populasinya, dan sampai saat ini sudah teridentifikasi limasubspesiesnya.

Jalak suren memiliki ukuran sedang, berwarna hitam dan putih. Adapun perbedaan jantan dan betina terdapat pada panjang badan, kulit di sekeliling mata, bulu, ekor, dan jari-jari kaki. Seperti burung pengicau lainnya, jalak suren memiliki kaki berjenis anisodaktil di mana tiga jari menghadap ke depan dan satu jari menghadap ke belakang. Ia memilih tempat tinggal di dekat air, yakni di lubang pohon dan biasa mencari makan di tanah. Tak jarang burung ini turun ke air untuk mencari makan. Dalam sebuah sarang, biasanya diisi empat sampai enam telur biru mengkilap yang polos. Telur menetas setelah 14-15 hari. Mereka menghasilkan berbagai kicauan dengan suara yang jernih. Inilah sebab burung ini banyak dicari pecinta burung. Lain halnya dengan Sema Naga, sebuah suku Naga Besar di India. Mereka percaya burung ini reinkarnasi manusia, sehingga mereka tidak mau memakan burung ini. Namun, burung ini juga dijadikan perlambang burung jinak penjaga rumah. Diketahui, jika ada orang yang datang ke rumah, ia akan berkicau dengan nyaring dan bervariasi. Agar burung ini tetap rajin berkicau, hendaknya burung ini dipelihara bersama jalak hitam.

IUCN memasukkan spesies ini termasuk LC (Risiko Rendah).[1] Sebenarnya, di Indonesia, pada tahun 70-an, burung ini masih dapat ditemui di Pulau Jawa. Oleh karena penggunaan pestisida yang berlebihan, maka spesies ini mulai berkurang. Untuk mencegah kelangkaan spesies, maka burung ini sudah mulai ditangkarkan. Walaupun sudah ditangkarkan, sebab lain kelangkaan ini adalah pengembangbiakan masih sulit dilakukan.

Sumber: Wikipedia

Cara Menambah Performa Murai Batu

Irama lagu yang dimiliki murai batu memegang fungsi yang mutlak dalam penilaian lomba burung kicauan. Menentukan suara-suara masteran murai batu untuk burung andalan kita jangan sampai terlalu fokus hanya menentukan suara-suara master yang kedengarannya unik serta bagus.

Ada beberapa metode untuk memaster murai batu. Pemasteran bisa dilakukan tanpa harus menunggu burung mabung atau berganti bulu. Burung berkicau dalam kondisi normal, apalagi saat dalam kondisi top perform juga bisa lakukan pemasteran. Kunci kesuksesan saat memaster murai batu (pemasteran burung berkicau) adalah dengan suara-suara master yang pas serta cocok dengan ciri-ciri basic lagu burung yang dapat di master.

Free ongkir ke seluruh Indonesia! Order 4pcs 225g >> Whatsapp 08111800809

Voer terbaik murai batu bisa dibeli melalui >> Tokopedia | Bukalapak | Shopee | LAZADA |
Baca juga: Merk Voer Terbaik Untuk Murai Batu

Ada mitos yang menyebutkan pemasteran burung mesti menanti periode burung mabung. Alasannya karena pada waktu mabung burung berkicau condong untuk banyak diam serta amat jarang sekali berkicau. Burung yang banyak diam pada saat mabung tersebut, condong untuk semakin banyak menggunakan waktunya untuk memperhatikan serta memproses suara-suara yang ada di sekitarnya. Jika nada yang didengarnya cocok dengan tipikal ciri-ciri suaranya, maka dapat direkam serta ditirukan.

Selain memaster dengan suara burung lain, juga perlu untuk meningkatkan volume murai batu. Salah satu caranya adalah dengan memberikan makanan murai batu seperti makanan alaminya seperti jangkrik dan kroto untuk meningkatkan birahi murai batu sehingga berkicau lebih ngotot yang otomatis akan meningkatkan volume.

Cara Memilih Bahan/Bakalan Murai Batu Bagus

Bagi Anda yang ingin menikmati kicauan murai batu tanpa harus membeli murai batu gacor ada beberapa hal mutak yang perlu diketahui. Berikut beberapa hal mutlak yang perlu diperhatikan dalam penentuan bahan/bakalan murai batu:

  1. Berkelamin jantan. Tanda-tanda burung murai batu jantan bisa dilihat dari warna bulu hitam yang tegas mengkilap serta kontras dan mempunyai ekor yang lebih panjang dari pada burung murai batu betina.
  2. Wujud paruh. Baiknya tentukan wujud paruh yang berpangkal lebar, tidak tipis, besar serta panjang. Paruh sisi bawah mesti lurus. Jangan menentukan bahan yang mempunyai paruh bengkok.
  3. Kepala kotak, mata bulat besar serta melotot. Ciri ini mengisyaratkan murai batu memiliki mental tempur yang baik.
  4. Postur badan. Pastikan bahan berpostur tengah dengan panjang leher, badan serta ekor dan kaki yang cocok. Jangan menentukan bahan yang berleher serta berbadan pendek.
  5. Sayap mengepit rapat serta kaki mencengkram kuat. Ciri ini mengisyaratkan bahan tersebut sehat. Warna kaki tidak punya pengaruh pada mental burung.
  6. Lincah serta bernafsu makan besar. Ciri ini adalah tanda-tanda bahan yang bermental baik.
  7. Panjang ekor yang cocok dengan postur badan.Pastikan wujud ekor yang sedikit lentur.
  8. Leher panjang padat berisi. Mencirikan burung ini dapat mengeluarkan power nada dengan optimal.

Burung Cucak Rowo

Cucak rowo atau cucak rawa merupakan burung kicauan salah satu anggota suku merbah  atau disebut juga cucak-cucakan (familia Pycnonotidae) yang memiliki habitat asal dari Afrika dan Asia tropis.

Cucak Rowo

Voerzoo insect blend, voer pengganti serangga yang diolah dari serangga terbaik untuk burung. Lengkap, praktis dan higienis. Cukup 1 sendok teh setiap hari sudah tidak perlu jangkrik, ulat dan kroto! | Tokopedia | Bukalapak | Whatsapp 08111800809 |

Burung-burung ini kebanyakan memiliki suara yang merdu dan nyanyian yang beraneka ragam, kerap kali hutan menjadi ribut oleh suaranya terutama di pagi dan petang hari. Dalam bahasa Inggris, burung-burung ini dikenal sebagai Bulbuls.

Merbah aslinya dalam bahasa Melayu merujuk kepada beberapa jenis burung pengicau yang berbulu suram di semak belukar, termasuk pula jenis-jenis burung pelanduk, tepus, bentet dan lain-lain. Di sini, untuk kepentingan standarisasi penamaan seperti yang digunakan LIPI, merbah digunakan terbatas untuk menyebut burung-burung dari keluarga Pycnonotidae. Selain disebut merbah, burung-burung dari suku ini memiliki beberapa sebutan umum yang lain seperti cucak (Jawa); tempuruk, empuruk; tempulu’, empulu’, pampulu, empuloh (aneka bahasa Melayu di Sumatera dan Kalimantan); dan lain-lain.

Berukuran sedang, burung-burung ini biasanya bertubuh sedang agak ramping, leher pendek, dan ekor agak panjang. Kerap kali bermisai halus.

Sebagian spesiesnya memiliki warna-warni yang cerah: kuning, jingga, merah, pada dada, perut atau seluruh tubuhnya. Akan tetapi kebanyakan berwarna suram coklat zaitun, keabu-abuan atau kekuningan, dengan warna kuning, jingga atau merah di pantatnya. Jantan dan betina berwarna serupa.

Beberapa dengan warna hitam di kepala, jambul yang dapat digerak-gerakkan, atau janggut putih.

Merbah terutama adalah burung pemakan buah-buahan dan serangga. Di hutan, kebanyakan burung ini senang menjelajah semak belukar dan hutan yang setengah terbuka, memetik aneka buah kecil-kecil dan memburu serangga. Meski sebagian lagi lebih senang tinggal di atas pepohonan.

Sering didapati berpasangan atau berkelompok, burung-burung ini terkadang bercampur dengan jenis yang lain. Ramai bersuara nyaring saling memanggil.

Merbah membuat sarang di atas pohon atau perdu, berbentuk cawan dari rumput, tangkai daun, atau serpihan daun, bercampur dengan serat-serat yang lain. Telur 2-3 butir.

Ragam jenis merbah

Di Indonesia terdapat sekitar 27 jenis, terutama terkonsentrasi penyebarannya di Indonesia bagian barat. Hanya dua spesies yang menyebar jauh hingga ke Sulawesi Selatan, salah satunya juga didapati di Lombok. Namun keduanya diduga menyebar karena dibawa manusia (feral, burung lepasan yang kemudian berbiak).

Akan tetapi anehnya ada satu jenis anggota suku ini yang menyebar terbatas (endemik) di pulau-pulau sekitar Sulawesi dan Maluku, yakni Brinji emas (Alophoixus (Hypsipetes) affinis). Bahkan karena hidup di wilayah kepulauan yang terisolir satu sama lain selama jutaan tahun, spesies ini telah berkembang menjadi sembilan subspesies yang berbeda.
Beberapa contoh anggota suku merbah ini selain cucak rowo (Pycnonotus zeylanicus) adalah Cucak kuning (P. melanicterus), Cucak kutilang (P. aurigaster), Cucak gunung (P bimaculatus), Merbah cerukcuk (P. goiavier), Merbah belukar (P. plumosus) dan Empuloh janggut (Alophoixus bres).

Cucak rawa dikenal umum sebagai cucakrawa, cangkurawah (Sunda), dan barau-barau (Melayu). Dalam bahasa Inggris disebut Straw-headed Bulbul, mengacu pada warna kepalanya yang kuning-jerami pucat. Nama ilmiahnya adalah Pycnonotus zeylanicus (Gmelin, 1789).

Burung yang berukuran sedang, panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 28 cm ini memiliki mahkota (sisi atas kepala) dan penutup telinga berwarna jingga- atau kuning-jerami pucat; setrip malar di sisi dagu dan garis kekang yang melintasi mata berwarna hitam. Punggung coklat zaitun bercoret-coret putih, sayap dan ekor kehijauan atau hijau coklat-zaitun. Dagu dan tenggorokan putih atau keputihan; leher dan dada abu-abu bercoret putih; perut abu-abu, dan pantat kuning. Iris mata berwarna kemerahan, paruh hitam, dan kaki coklat gelap..